Author POV Sean membuka mata ketika mendengar suara gedoran pintu. Ah … semalam dia sulit tidur. Entah mengapa. Mungkin karena nervous. Hari ini ia akan melakukan perjalanan panjang meninggalkan tanah air. Juga meninggalkan keluarganya untuk waktu yang cukup lama. “Mbak … bangun. Sudah subuh.” Sean mengerjap lalu dengan cepat mengangkat tubuhnya. Dia harus berangkat sebelum jam 6 pagi. Wanita itu menyingkap selimut, lalu segera turun dari tempat tidurnya. “Mbak …,” panggil Galah sekali lagi, saat masih belum mendengar suara sahutan dari dalam kamar. “Iya … Mbak sudah bangun.” Akhirnya Sean menyahut. Kedua tangannya sedang melipat selimut. Ia tidak bisa meninggalkan tempat tidurnya berantakan, karena setelah ini ia tidak akan berada di dalam kamarnya untuk beberapa lama. Selesai merap

