Bab 32. Kembali Dihantam Kenyataan Pahit

1902 Words

SEAN Aku hanya bisa berdiri kaku. Dalam hati, aku tertawa keras. Menertawai nasibku yang begitu baik, hingga aku kembali dipertemukan dengan dua orang terakhir di dunia ini--yang ingin kutemui. Ah … mungkin jika bisa memilih, sampai dunia ini kiamat … aku memilih untuk tidak bertemu dengan mereka. Namun, apa ini?? Mereka berdua duduk bersebelahan dengan bunda Reta, dan juga bu Vania—sang kepala sekolah. Lalu, apa yang baru saja aku dengar?? Si burung pemakan bangkai itu pemilik yayasan?? Astaga! Takdir apa ini?? Bagaimana bisa aku bekerja di tempat milik pria itu? Kuhembuskan pelan nafasku. Sepertinya bukan hanya aku saja di sini yang baru saja mendapati fakta yang tidak pernah terlintas di otakku selama ini. Melihat keterkejutan dua orang itu, aku bisa menebak jika mereka mungkin jug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD