Bab 146

1033 Words

"Kenapa kau mencium tangannya." Jessy mengomeli jordan saat dia sudah sampai di apartemen karena dia memang selama ini tinggal dengan Jordan di sini. "Aku harus melakukannya agar dia melihat keseriusanku, Sayang." Ucap Jordan menenangkan kekasihnya. "Yang dikatakan Jordan benar, Jessy! Jangan berlebihan agar rencana kita bisa berjalan lancar." Ucap Antoni yang berada di sana karena memang sedang menunggu Jordan dan akan membicarakan rencana mereka. "Sebenarnya aku masih merasa takut, bagaimana jika rencana kita gagal? Bagaimanapun Monica adalah wanita yang pintar." Ucap Jordan yang sebenarnya sedikit ragu dengan rencana mereka. "Dia pintar dalam hal bisnis, tapi tidak pintar untuk membaca situasi. Aku yakin rencana kita berhasil karena kita akan menjalankannya dengan matang." Ucap Anto

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD