Bab 72

1105 Words

Clarisa tersenyum miring karena wajah Flora yang terlihat panik dan takut. "Baiklah, aku akan mengatakan kepadanya." Ucap Clarisa tersenyum. "Radit— mmph "Jangan macam-macam," Flora semakin panik karena bahkan para lelaki sudah menoleh ke arah mereka. "Kenapa dengan mereka? Kenapa Flora membekap mulut Clarisa?" Tanya Roy yang merasa aneh dengan mereka. "Flora belum tau jika Clarisa adalah Clara bukan?" Sambungnya. "Biar aku cek, tadi Clarisa memanggilku." Ucap Radit yang menghampiri mereka. Flora memandang Clarisa dengan tatapan memohon agar tidak mengatakan apapun kepada Radit nantinya. "Ada apa, Cla?" Tanya Radit. Clarisa terkekeh dan menggaruk dahinya. "Tidak apa, aku hanya mengerjaimu," jawabnya asal. "Ck! Tidak cowoknya, ceweknya pun suka sekali mengerjaiku." Omel Radit yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD