Bab 96

1010 Words

Di mansion, Clarisa yang masih menikmati hamil mudanya merasa semakin senang karena Malvin sangat memanjanya, bukan hanya dia, bahkan kedua mertuanya juga sangat memperhatikannya. Beruntung Clarisa tidak mengalami rewel saat kehamilan pertamanya, hanya saja terkadang dia mudah lelah dan emosinya tidak terkontrol. "Kau sangat sabar menghadapiku, padahal aku sering mengomelimu." Ucap Clarisa memeluk leher suaminya saat suaminya baru selesai mandi. Malvin tersenyum dan mencium pipi istrinya sekils dan merengkuh tubuhnya. "Kau sering menamparku aku bahkan membalasmu dengan ciuman. Aku tau kehamilanmu memiliki emosi tidak stabil, aku tidak mempermasalahkannya. Hanya saja setelah kau menamparku pasti kau menangis, aku jadi semakin gemas." Ucap Malvin menciumi leher Clarisa yang membuat dia t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD