Bab 82

1029 Words

Setelah sampai di tujuan, Clarisa tidak mmeperbolehkan Flora untuk pulang, dia bahkan menariknya untuk menceritakan semuanya. "Ck! Aku lelah. Apa tidak bisa anti saja." Flora mengomel karena tubuhnya ingin bertemu dengan ranjang agar bisa beristirahat, namun Clarisa malah menariknya. "Sudah, tidur di sini saja, Roy dan Radit juga tidur di sini. Siapa yang mau mengantarkanmu." Clarisa benar-benar penasaran dengan apa yang terjadi oleh mereka. Flora menghela nafas panjangnya dan akhirnya duduk di sana. "Sebelum aku sampai di kamar, ada pria yang menarikku dan langsung mencekokiku dengan minuman, dan ternyata minuman itu di masukkan obat perangsang, dan jika Radit tidak menyusulku, mungkin aku akan berakhir bersama pria itu." "Astaga!" Lirih Clarisa. "Beruntung Radit datang tepat waktu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD