"Jangan menyentuhku lagi." Ucap Vera lalu membalikkan tubuhnya, dia menggigit bibir bawahnya dan merasa jika jantungnya berdetak sangat cepat. Entah dia marah atau malah malu ketika wajahnya tadi berdekatan dengan Roy. Roy tidak menjawab dan hanya tersenyum tipis. Dia membuka laptopnya dan memilih untuk mengecek email dan pekerjaannya sebentar. Namun lama kelamaan Roy juga merasa mengantuk dan akhirnya membaringkan tubuhnya di sofa. Namun dia twrbangun lagi dan memilih untuk berganti di samping Vera agar dia terbiasa nantinya jika tidur dengannya. Saat sore harinya, Roy terbangun dan ternyata tidak ada Vera di sampingnya. Dia melihat ke arah kamar mandi yang tidak ada suara namun dia tetap mengampiri dan mengetuk pintunya. "Vera." Tidak ada sautan ketika Roy memanggilnya bahkan bebe

