Bab 158

1217 Words

Hari-hari berlalu, Mario sering datang ke apartemen Kimmy untuk memberikan dia makanan dan terkadang titipan dari ibunya, Kimmy yang sudah terbiasa akhirnya membiarkannya karena sejujurnya dia sendiri juga sangat senang ketika Mario mengunjunginya. Kimmy sendiri juga sudah tidak di jaga oleh perawat karena dia sudah bisa melakukan apapun sendirian. Saat malam, bel pintu apartemen Kimmy berbunyi yang membuat Kimmy mengerutkan dahinya. Dia melihat dari lubang pintu yang ternyata adalah Mario. Jelas saja dia langsung membukanya meskipun dia bingung kenapa Mario datang ke apartemennya malam-malam. "Kau sepertinya tidak memiliki pekerjaan lain selain mengunjungiku." Sindir Kimmy yang membuat Mario terkekeh namun langsung saja masuk ke dalam apartemen Kimmy. "Aku membawakanmu makanan, aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD