Bab 112

1004 Words

Hari-hari Vera semakin kesal karena Roy tidak hentinya datang mengunjunginya. "Kau pikir aku penerima sumbangan, kau selalu memberiku baju, bawa kembali saja." Ucap Vera yang kesal karena setiap Roy datang mengunjunginya lebih sering dia memberikan baju untuknya. Bukannya marah, Roy malah tertawa. Namun dia tidak menjawab dan sibuk mengeluarkan apa yang dia bawa untuk Vera. Vera sendiri sudah malas dan terbisa dengan kehadiran Roy membiarkannya karena percuma saja jika dia mengusirnya, Roy tidak akan pergi dari sini, dia juga sudah tidak mau emosi dan marah-marah karena pada dasarnya dia tidak mau melukai orang lain Dia kemaren melukai kepala Roy karena benar-benar tidak sengaja. Untuk itu dia tidak ingin mengamuk lagi dan akan melukainya lagi. Diam-diam Vera melihat ke arah Roy yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD