Vera langaung masuk ke dalam ruangannya, dia benar-benar tidak tau dan apa tujuannya Roy menemuinya padahal mereka tidak saling mengenal sebelumnya, Mereka bahkan baru bertemu dua kali dan itu pun selalu di awali dengan perdebatan. "Kenapa kau berlari, Nona Vera." Perawat yang tadinya melihat Vera berlari jelas saja mengikutinya dan lega karena Vera ternyata masuk ke dalam kamarnya sendiri. "Kau yang tuli! Kenapa kau tidak mendengarku. Dia mengangguku." Vera jelas saja marah-marah dengan perawat yang biasa mengurusnya karena dia hanya diam saja dan terlihat seperti pura-pura tidak mendengar ketika tadi dia meminta tolong kepadanya. "Dia Tuan Roy Mitchell. Dia orang baik dan tidak akan menyakitimu. Setelah selama ini tidak pernah ada lekaki yang menjengukmu kecuali Tuan Abraham, aku mel

