Flashback On Sebuah sedan mewah dengan kecepatan tidak biasa memasuki sebuah vila dan memarkirkan mobilnya dengan asal. Seorang pria keluar tergesa lalu berlari menuju taman yang terletak di bagian belakang vila. Wajah pria itu terlihat sangat masam, tak tampak senyum sedikitpun di wajahnya. “Zivaya! Aku kan sudah bilang jangan hubungin aku lagi, kalau ada orang yang tau kita, semua bisa hancur.” Kata pria tersebut yang berada di belakang wanita yang sudah menunggunya dengan gusar sedari tadi. Zivaya berbalik, wajahnya pun sama tidak terlihat ceria seperti biasanya. “Orang itu gak akan berani ngancam kita lagi, semua kebobrokannya sudah aku pegang.” Ucapnya lesu. “Tapi. tetap Ya, kita sebaiknya tidak usah bertemu lagi.” Zivaya menarik nafas. “Abhi, a-aku hamil!” ucapnya tergagap. Abh

