25. Kamu Masih Mencintaiku?

664 Words

Joceline menarik napas panjang, mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya di tengah atmosfer yang semakin mencekik. Ia menatap Nathaniel, mencari setitik kejujuran di balik mata elang pria itu. “Lalu, kenapa setiap kali kamu marah—meskipun bukan karena aku—kamu selalu melampiaskannya dengan mencium aku?” Suara Joceline bergetar, mencerminkan kebingungan yang selama ini ia pendam sendirian. “Aku semakin tidak mengerti, Nath. Jika kamu membenciku, bukankah seharusnya kamu merasa muak bahkan hanya untuk menyentuh aku?” ​Keheningan kembali jatuh, lebih berat dari sebelumnya. Joceline meremas jemarinya di bawah meja, lalu melontarkan pertanyaan yang seketika membuat waktu seolah berhenti berputar. “Apa... kamu masih mencintai aku, Nath?” ​Nathaniel memandang Joceline lekat. Pertanyaan itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD