Seketika, notifikasi dari grup chat geng Tiana berbunyi terus-menerus. "Apa sih, daritadi berisik banget." Tiana yang masih berusaha menenangkan jantungnya setelah membaca artikel medis tadi, terpaksa membuka ponselnya. "Jangan bilang mereka lagi gosip, aku nggak boleh ketinggalan!" Tiana membuka ponselnya, dan matanya langsung fokus pada layar, begitu grup chat dibuka. Ternyata Sisil, teman Tiana yang paling blak-blakan, baru saja mengirimkan sebuah video. "Oh. Video, tapi ini video apaan, ya?" Tanpa curiga, Tiana menekannya, namun sedetik kemudian ia hampir melempar ponselnya ke lantai. "Astaga, Sisil!" pekik Tiana pelan sambil buru-buru mengecilkan volume. Itu adalah video porno yang sangat blak-blakan. Di dalam video itu, terlihat sepasang manusia yang tengah bergumul ta

