~Athaar POV Tanganku gemetar menerima hasil tes DNA, hasilnya jelas menunjukkan jika janin dalam kandungan Rea bukanlah tanggung jawabku. Firasatku tidak pernah salah, keraguan ada karena benar sebelum pengajuan perceraian, aku dan dia sempat mencoba upaya mempertahankan pernikahan meski hatiku sudah terasa kebas terhadapnya. Demi Ibu aku mencoba menerima Rea dan mempertahankannya saat itu meski pengakuannya nyaris membuat gila. Entah ada atau tidak pria yang alami hal sama sepertiku—dapati istrinya masih mencintai mantannya kemudian diam-diam sering bertemu dan kembali bersama—tapi, masih bisa menerima itu semua. “Sejauh apa hubungannya? Katakan, kamu pernah tidur dengannya?” aku pernah bertanya begitu. Rea terdiam, kemudian menggeleng pelan saat itu sebagai jawabannya, akunya jika

