~Athaar POV Usia kehamilan istriku memasuki bulan ketujuh, setelah pengajian di bulan keempat kehamilannya, Ibu juga ingin mengadakan acara tujuh bulanan. Aku menurut saja selama acaranya baik, mendoakan untuk kelancaran kehamilan hingga persalinannya dan istri serta anak kami sehat-sehat. Aku hampir tidak pernah absen untuk menemani Dillah datang ke rumah sakit, mengecek kehamilannya. Anak kami bobotnya baik, aku terharu tiap kali memandang hal menakjubkan buah hati kami itu melalui kecanggihan teknologi, di layar monitor. Dokter mengatakan sangat jelas jika bayi pertama kami perempuan. Dillah berhenti mual-mual begitu memasuki usia yang keempat, namun mengidam dan manjanya terus berlangsung, syukurnya yang mudah didapatkan dan di waktu yang normal, saat aku sedang off day. Kesediha

