~Athaar POV—Bagaimana Jika... “Aa, sudah siang. Bangun” sebuah seruan membuatku terbangun. Aku mengerjap pelan, kemudian menoleh pada sosok ibuku yang menatapku, “subuh nggak tadi?” “Iya, subuh kok bu. Terus tidur lagi, ini jam berapa bu?” tanyaku sambil mengusap wajah. Mengernyit bingung karena setiap di rumah sudah satu setengah tahun selalu istriku yang membangunkan, bukan Ibu lagi. “Jam sepuluh, makanya ibu bangunkan. Takut kamu sakit saking patah hatinya.” Katanya sambil membuka tirai rumah. Aku mengernyit bingung, "aku patah hati? Sudah nggak lah, bu..." suaraku memelan seiring menatap kamar yang kutempati. Kamar yang kutempati berbeda hingga sebuah pertanyaan terlontar dariku, “kok aku tidur di sini, bu? Bukannya aku sudah pindah, kita tukar kamar? Aku menempati kamar Ibu, me

