Berkat dibantu Ibu, pun menggunakan jasa WO yang tepat, pernikahanku semua disiapkan dengan perasaan ringan tanpa beban. Aku bisa leluasa menyampaikan keinginanku, Ibu dan semua mendukung. Undangan sudah disiapkan, kami juga lakukan prewedding di studio foto, hanya satu tema, satu pakaian saja serba putih dan tiba saatnya secara khusus setelah memastikan waktunya Pak Dzaki, aku menemuinya bersama Athaar untuk memberi undangan pernikahan kami. Dia sendiri yang jauh sebelum aku memastikan jawaban untuk Athaar, lebih dulu sampaikan agar dia dan keluarganya tak luput dari daftar tamu yang diundang. Kami sudah di jalan menuju rumah Pak Dzaki. Hanya berdua, membahas banyak hal termasuk kejadian beberapa waktu lalu saat tidak sengaja bertemu Rea, Ibu memberikan Rea waktu sebentar untuk bicara t

