Spesial Bonus [Candani-Nolan] 2

2505 Words

Candani mungkin jadi bagian yang merasa tidak betah di rumah mertuanya, sudah diterima tentu jadi momen yang Candani tunggu tapi ia sudah terlanjur pernah mencecap pahitnya penolakan. Kini, semakin mengenal keluarga Sadajiwa, kian ia melihat situasi yang kurang baik. Candani tidak mau ikut campur, selain kehadirannya di sana hanya sebagai menantu. Ya, lebih baik begitu, ia fokus pada Caly saja. Pikirnya. Bicara mengenai putrinya, Caly juga seperti tidak nyaman tadi, sampai akhirnya begitu tiba dikamar Nolan yang ada di rumah orang tuanya barulah Caly tampak tenang. Diturunkan di ranjang, mulai berguling-guling, lalu merangkak mendekati Candani yang langsung membuka kancing bajunya. Caly tertawa-tawa dan merapat, lalu mulutnya mulai menemukan pusat asi ibunya. “Haus ya cantik?” tanya De

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD