~Mayor Dzaki POV Bisa kembali ke rumah, memeluk putriku, melihat kelegaan kedua orang tuaku dan keluarga setelah misi khusus yang besar membebaskan tawanan dari kelompok perompak berbahaya sungguh syukur yang tiada terkira. Kupikir aku akan gugur dalam keadaan tersebut. Bala bantuan mereka, membuat aku bersama seorang rekan dan Letnan komandan Yodha Padmana, tak punya pilihan selain memprioritaskan keselamatan tawanan. Kami tertinggal di kapal itu, serangan demi serangan yang kami hadapi masih terekam jelas di ingatanku, hingga sebuah hantaman sempat membuatku kehilangan sadar. Tahu-tahu aku terbangun saat seruan keras dari sang Letnan, ternyata aku belum mati. Menemukan kobar api sudah mengepung, sementara salah satu prajurit yang ikut tertahan bersama kami sudah terkapar setengah sadar

