67. Akibat Cinta Ditolak

1103 Words

Hendrik Morreti. Ia berdiri di ruang kerjanya yang luas, dinding kayu gelap dan lampu gantung kristal menciptakan bayangan panjang di lantai marmer. Di tangannya, gelas wiski belum tersentuh. Ia menekan nomor yang jarang ia hubungi secara langsung. Dua dering. Tiga. “Dante Blackstone,” suara pria tua itu terdengar tenang, berwibawa, tanpa basa-basi. “Hendrik Morreti.” “Hmmm ...” Ada jeda tipis. “Aku kira Anda akan menghubungi mu lebih cepat.” Hendrik tersenyum samar. “Aku ingin memastikan satu hal dulu.” “Dan sekarang sudah yakin?” “Ya.” Keheningan yang terkontrol. “Aku ingin memajukan tanggal pernikahan,” ucap Hendrik lugas. “Secepat mungkin!!" Tidak ada suara terkejut dari ujung sana. Hanya napas yang ditarik perlahan. “Alasannya?” tanya Dante. “Kerja sama perusahaan kita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD