Yunara terdiam begitu lama memandang taman yang begitu ramai oleh anak-anak yang sedang bermain dengan riang gembira. Usia Andhra sudah 5 tahun. Ia tumbuh semakin mirip dengan Devon. Membuat Yunara semakin merasa bersalah karena membunuh Devon dengan tangannya sendiri. "Mama!! " panggil Andhra menghampirinya. "Kenapa sayang? " tanya Yunara sambil mengusap rambut Andhra. "Andhra dikatain gak punya papa sama mereka! " Andhra mengadu dengannya dengan wajah yang kesal. "Andhra punya papa kok tapi sekarang papa Andhra ada di surga" Yunara memberi pengertian kepada putra yang bukan dilahirkan dari rahimnya itu. "Tapi mereka selalu mengejek Andhra anak yatim!! Andhra mau papa!! kenapa mama gak ngerti sih!! " Andhra berlari meninggalkan Yunara hingga Yunara mengejarnya. "Andhra berhent

