Extra Part 2: Kakak Posesif

1518 Words

"Papi! Ini lihat, Pi! Anaknya centil banget, nih, Pi. Bungkus! Karungin dulu ... Astaga. Mbul!" Asyik jingkrak-jingkrak di sana, kala main ke rumah sang kakak. Bertepatan dengan para keponakannya yang sedang belajar—ada guru privat untuk Hyan dan Lianra. Tertanda, saat Aylin umur lima tahun. Oh, mereka sudah TK kala itu—tentunya. Beda kelas, sih, antara Hyan-Lianra dan Aylin, padahal seangkatan di sekolah. By the way ... Julian merekrut anak dari sohibnya yang masih SMA untuk mengajari si kembar mengenali huruf dan angka dengan lebih dalam. Meski masih SMA, tetapi putra dari sang sohib begitu terampil menjadi guru TK. Awalnya Julian ragu, Hyra apalagi. Namun, bermula dari rasa tak enak kepada kawan Julian, alhasil dicoba dulu. Eh, kok, bagus cara-cara mengajarnya. Padahal laki-laki.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD