132 | Kartu Cendera Mata

1306 Words

Ada kesenjangan di sini, hanya Aryo yang tidak bisa berbahasa negara ayahnya, bahkan bahasa Inggris pun sekenanya. Aryo tidak dibiasakan bertutur bahasa asing memang sejak bisa bicara, dia lebih sering menggunakan bahasa Indonesia. Tak sempat disekolahkan ke sekolahan elite multibahasa juga, keadaan finansial dulu masih mencekik. So, Rea langsung inisiatif menjadi translator di sini. Ah, benar ... sudah kumpul. Untuk pertama kali setelah sekian lama, Rea duduk makan siang bersama ibu, adik, dan ayahnya. Dulu pernah begini, ibu duduknya sambil gendong Aryo, menyusui. Sementara, Rea makan sendiri. Memegang sendok biru kesukaannya, ada gambar boneka di gagang sendok itu. Hal ini dapat Rea ingat karena sendok tersebut merupakan salah satu benda kesayangan. Sekarang baik Rea dan Aryo su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD