Extra Part 8: Terkuak

1107 Words

"Mbuuul!" "Apa, sih. Udah kurus!" balas Aylin ketus. Sebal disebut mbul-mbul terus. Dan kakaknya yang tidak berperikesaudaraan itu tak mengindahkan respons Aylin. Julian justru menyerbu pipinya untuk dicubit-cubit sambil bilang, "Mbul, Mbul, Mbul." Aduh. Sebal, deh. Serius. Aylin kadang sampai ingin menangis atas perlakuan kakaknya yang serasa mem-bully dengan sadis. Dia tepis-tepis tautan tangan Julian di pipi. Ini menyebalkan. Saangat menyebalkan sejiwa raga. Walaupun masih mending karena Julian memperlakukannya demikian tidak di depan teman-teman sekolah, tetapi tetap saja Aylin tak suka. Bisa dipahami tidak, sih?! Belum lagi ... pipi Aylin dicium! Iyuuuwh! "PAPIII!" Aylin menjerit histeris. Bau jigong, tahu! Si Ian-Ian ini seolah sengaja membuat Aylin kesal. Argh! Pipi Ayli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD