Masih Canggung

2007 Words

Arsya langsung menyongsong papa dan mamanya begitu mereka keluar dari pintu kedatangan. Tanpa banyak kata, mereka berpelukan erat, melepas rindu setelah beberapa bulan tidak bertemu secara langsung. Pelukan itu berlangsung cukup lama, seolah Arsya ingin memastikan bahwa kedua orang tuanya benar - benar ada di hadapannya sekarang, bukan hanya lewat layar ponsel. Setelah itu, Arsya menyalami Papa Sapta dan Mama Indah dengan sopan. Senyum ramah tak lepas dari wajahnya, disertai anggukan kecil penuh hormat. Terakhir, pandangannya jatuh pada Dede. Dede berdiri sedikit di belakang Mama Indah. Wajahnya terlihat tenang, nyaris datar. Tadinya ia berniat bersikap cuek saja, sekadar formal demi menjaga jarak tapi tidak terlalu ketahuan dengan orangtua mereka. Namun, bibirnya berkhianat, tanpa ia sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD