Bandung

1818 Words

Sejak pagi, suasana rumah Eyang Nino sudah terasa ramai. Bukan ramai karena suara ribut atau orang lalu - lalang karena kesibukan yang tidak jelas karena, melainkan ramai oleh koper - koper kabin yang berjajar rapi di dekat pintu depan, serta obrolan ringan yang mengalir di meja makan. Ada semangat jalan - jalan yang membuat pagi ini terasa berbeda dari biasanya. Hari ini, rombongan kecil itu akan berangkat ke Bandung. Bukan dengan mobil, melainkan dengan Whoosh, kereta cepat yang belakangan sering menjadi bahan pembicaraan. Rencana awalnya mereka menunggu Papa Kana dan Mama Ana datang dari Medan, lalu pergi bersama - sama. Tetapi rencana berubah, dan diputuskan bahwa mereka akan naik Whoosh lebih dulu. Papa Kana, Mama Ana, dan Eyang Nino dan yangti Sarah akan menyusul keesokan harinya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD