"Bang ... jangan lupa fitting nanti sama Kak Anya, ya," ucap Mama Ana dari Medan, suaranya terdengar jelas melalui sambungan video call. Ia tampak duduk di ruang kerjanya, kacamata bertengger di hidung, sementara beberapa catatan masih terbuka di hadapannya. Di layar, Arman yang berada di Jakarta terlihat sedang bersandar santai di tempat tidurnya. "Iya, Ma. Aku sudah janjian kok sama Kak Anya hari Sabtu siang," jawabnya tenang. Mama Ana mengangguk puas, lalu melirik lagi ke catatannya. "O ya sudah, sekalian cobain punya Mas Arsya, ya." "Iya," sahut Arman sambil tersenyum kecil. Walaupun terpisah kota, koordinasi di antara mereka tetap berjalan lancar. Semua dibicarakan lewat telepon atau video call cepat, efisien, tanpa harus bertemu langsung. Memang, ukuran tubuh Arman dan Arsya h

