Mereka akhirnya jadi sedikit terburu - buru karena rasa lapar yang tidak bisa lagi ditunda. Sebenarnya Arsya sempat terpikir untuk menawarkan Dede makan dulu di hotel saja dengan memesan makanan ke kamar agar lebih praktis, apalagi mereka baru saja selesai mandi dan masih dalam suasana santai. Namun karena dari awal Dede sudah memasang niat untuk makan di luar, merasakan langsung suasana restoran atau kafe di Paris, ia langsung menolak hal itu tanpa banyak pertimbangan. "Aku maunya makan di luar saja," kata Dede dengan nada yang tidak memberi ruang untuk negosiasi. Arsya akhirnya mengangguk saja. Ia paham betul, bagi Dede, pengalaman itu bukan hanya soal makan, tetapi juga tentang suasana. Jadi setelah mandi, mereka bersiap dengan cepat tanpa perlu berdandan berlebihan. Dede hanya merap

