Arsya sudah pulang ke Jakarta dari tiga hari yang lalu. Seperti yang ia rencanakan dari awal, dia tidak pulang dulu ke Medan karena mau bertemu Paman Juna di kantornya. Setelah melewati masa jet lag dua hari kemarin, hari ini dia sudah janjian sama Paman Juna untuk mampir pukul sepuluh pagi. Karena eyang tidak ada acara dan Arsya juga belum terlalu fit, jadi ia diantar sopir eyang ke kantor Tpra, milik Eyang Dana yang mana sekarang sudah dipegang oleh Paman Juna. Pagi itu ruang kerja Paman Juna dipenuhi gambar - gambar site plan yang terbentang di atas meja besar dari kayu solid. Miniatur bangunan berderet rapi di rak kaca. Beberapa foto proyek yang sudah selesai terpajang di dinding, lengkap dengan bingkai hitam dan pencahayaan yang membuatnya terlihat prestisius. Arsya duduk tegak di h

