Kamar Tanti siang itu terasa tenang. Tirai jendela memang setengah terbuka untuk membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan, tapi jendelanya tetap tertutup rapat karena pendingin ruangan dinyalakan. Suasana di luar terdengar samar - samar saja sesekali suara kendaraan lewat di jalan depan rumah, atau suara buka tutup pagar rumah tetangga. Mama Ida yang tadi janji akan pulang sebelum siang, mendadak berubah rencana ketika tadi menelpon, Tanti bilang ada Dede menemaninya. "Kalo gitu bisalah mama pigi sama tante Intan sebentar ya, Nak. Kan ada Dede yang menemanimu." Begitulah yang terjadi, Tanti pun mengiyakan permintaan mamanya karena sebenarnya ia juga tidak minta ditemani, mungkin tadi karena mamanya merasa tidak enak saja membiarkannya sendiri, makanya janji pulang cepat. Semen

