Bab 61. Hak Milik Kanaya

1002 Words

Kanaya merasa seperti Dejavu ketika melihat keluarga Dewa datang. Mereka kembali membicarakan tentang dunia yang tidak ada ujung pangkalnya. Beberapa kali Kanaya mendengar umpatan dari bibir suaminya, tapi Kanaya tidak ingin ikut campur. Ia tetap memilih diam di kamarnya karena Dewa yang menyuruhnya disana. "Sayang!" Kanaya menoleh tatkala mendengar nama suaminya, ia mengerutkan dahinya sedikit melihat Dewa yang sudah kembali ke kamar. "Apakah sudah selesai?" tanya Kanaya. Dewa menghela napas panjang, ia menarik Kanaya lalu memeluknya membuat wanita itu kebingungan. "Maafkan, aku." "Kenapa minta maaf?" Kanaya semakin tidak mengerti apa maksud suaminya ini. "Aku udah berusaha nolak, tapi Papa tetep maksa. Sekarang Papa minta kamu tanda tangan," ucap Dewa dengan raut wajah lelah yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD