“Aishhh, kalian kenapa malah mengintimidasiku, sih? Aku janji nggak akan bicara kasar padanya. Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan, kalian duluan aja ke mobil. Cuma 5 sampai 10 menit kok, nggak lebih. Kei janji nggak akan menyakitinya!” Tatapan Kanaya dan Kalandra yang menatap tajam mampu membuat Keinara mengerti arti dari semua itu. Selama ini mungkin hanya dialah yang masih belum bisa menerima kehadiran Dewa. Namun dengan situasi ini semuanya mencoba untuk percaya. “Sudah gapapa kok, kalian ke mobil duluan aja. Ini kuncinya, nanti aku nyusul. Percaya sama kami, tidak akan terjadi apa-apa. Kei anak yang baik, tidak mungkin menyakitiku seperti dulu.” Kata-kata Dewa begitu menyejukkan. Dia terlihat semakin dewasa dari sebelumnya. Mau tidak mau akhirnya Kalandra dan Kanaya pergi dari r
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


