Pagi yang Panas

3018 Words

KRINGGG! KRIING!! Alarm pagi yang terus berdering memekakkan telinga, bahkan tidak berhasil membangunkan mereka, kelihatannya mereka benar-benar kehabisan tenaga. Benarkah mereka kehabisan tenaga? Atau mereka saat ini sudah mati? Mati menanggung nikmat? Haha Tidak di sangka, bahkan hingga jam telah menunjukkan pukul sembilan pagi. Merkea belum ada satupun yang bergerak. Hingga sinar mentari pagi yang menyapa melalui celah jendela semakin menyengar wajah pria tampan yang sedang mendekap erat wanita cantik yang saat ini dalam keadaan tidur tanpa sehelai benangpunn setelah pertarungan sengit yang menghasilkan beberapa rounde. “Oughh…” keluhnya dengan malas. Dia membuka matanya sejenak, dan dia pejamkan kembali sembari memijit kepala yang terasa sakit pagi ini, lalu dia merasakan hal aneh d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD