Bab 52. Tak Pernah Benar-Benar Pudar

1111 Words

Di saat yang bersamaan, Lexi muncul dengan wajah bingung dan cemas saat melihat Karina yang sedang berteriak di depan pintu kamar Liona. Dia segera menghampiri istrinya itu dengan langkah cepat. "Ma, ada apa? Apa yang terjadi?" tanyanya, suaranya penuh kekhawatiran. Karina, dengan wajah penuh ketegangan, menatap Lexi. "Syukurlah, Papa pulang. Pa, ayo dobrak pintunya! Mama khawatir terjadi sesuatu dengan Liona. Dia sudah seharian tidak makan, bahkan sejak tadi malam tidak keluar kamar. Mama takut ada hal buruk yang terjadi dengan anak kita!" Suaranya meluap penuh kecemasan, hampir tergagap. Lexi mencoba menenangkan Karina yang panik. "Sayang, tenang dulu. Kenapa harus didobrak? Bukannya kita punya kunci cadangan untuk semua ruangan di rumah ini? Kita bisa mencarinya," ujarnya dengan nada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD