Bab 62. Rencana Makan Malam

1445 Words

Junior memandang Jessica dengan wajah polosnya. Mungkin dia mengerti bahwa ibunya itu sedang berjuang melawan dilema besar. Bocah laki-laki tersebut menghela napas kecil, lalu berkata, "Mama, maapin Juniol, ya. Mama jangan sedih. Maaf kalena Juniol bikin Mama bingung." Jessica mencoba tersenyum, walau hati masih bercampur aduk. Ia membelai kepala putranya dengan lembut. "Sayang, kamu nggak perlu minta maaf," ucapnya, menahan gejolak emosi yang menggebu di dalam d**a. "Justru Mama yang seharusnya minta maaf." Jessica menarik napas panjang, kemudian bertanya dengan hati-hati, takut mendengar jawabannya, "Tapi Mama mau tanya, apa Junior benar-benar ingin tinggal bersama papa kamu?" Kini, Jessica yang menatap wajah polos Junior, mencoba membaca keinginan terdalam putranya melalui kata-kata y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD