Bab 222

2525 Words

Sore menjelang malam di rumah Matteo biasanya dipenuhi suasana hangat keluarga. Namun hari itu sedikit berbeda. Rumah memang masih tenang, Althea sedang bermain di karpet ruang keluarga, tetapi Zenia terlihat jauh lebih diam dari biasanya. Ia duduk di sofa sambil sesekali memperhatikan putrinya. Namun pikbirannya jelas tidak benar-benar di sana. Sesekali ia menatap ponselnya lagi. Unggahan itu masih ada. Foto Matteo dari belakang. Caption yang sama. “Future husband.” Setiap kali membaca kata-kata itu, Zenia merasa darahnya kembali naik. Namun ia menahan diri. Ia tidak ingin membuat keributan tanpa berbicara langsung dengan Matteo terlebih dahulu. Suara mobil akhirnya terdengar dari halaman depan. Matteo pulang. Mesin mobil berhenti. Beberapa detik kemudian pintu rumah terbuka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD