Hampir celaka

1451 Words

Siska melangkah kakinya ke luar dari rumah ini dan ia menahan tangisnya karena menangis akan membuatnya terlihat semakin bodoh. Walaupun air matanya menetes ia sama sekali tidak mengeluarkan isakan tangisnya, ia melangkahkan kakinya menuju jalanan dan ia memilih jalan mendaki kearah perbukitan. Di Desa ini jarak rumah dari rumah suaminya sedikit lebih jauh dan tentu saja ia belum mengenal daerah ini tapi keinginannya untuk melihat pemandangan indah agar hatinya tenang. Semua orang di Desa ini sepertinya menyukai Ivander Navares yang ternyata sangat baik hati dan merupakan pemilik perkebunan terbesar di Daerah ini. Suaminya ini memang sangat baik hati hingga mau saja diminta menikahinya untuk menutupi aibnya. Aib hamil diluar nikah dengan laki-laki jahat yang telah membohonginya dan meman

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD