Seorang perempuan cantik bernama Aira Jhonylatif terlihat sedang duduk bersantai, selama ini hidupnya terasa sepi, walaupun ia memiliki banyak uang dan bergelimang harta. Apalagi ia harus bekerja keras sejak Maminya yang gila akhirnya memilih mengakhiri hidupnya meninggalkannya. Ya...ia melihat dengan mata kepalanya sendiri ketika ibunya meregang nyawa, mengingat hal itu membuat emosinya memuncak. Ia menjadi tempramental dan sangat pemarah bahkan hampir gila saat itu, apalagi Papinya yang merupakan penyebab meninggalnya Maminya, tidak mengatakan kata maaf tapi terus menekannya. Papinya hanya ingin ia berhasil menjalankan bisnisnya dan juga ingin ia melakukan apapun untuk kepentingan bisnisnya. Aira memang memiliki wajah cantik sekaligus ayu, bagaimana tidak ibunya memiliki darah campuran

