Selvi segera ditangani oleh dokter, lututnya robek dan memang luka lututnya itu cukup dalam membuatnya merasa kesakitan. Ia bahkan meneteskan air matanya saat dokter membersihkan lukanya, karena lukanya benar-benar terasa perih. Setelah dokter selesai membersihkan luka di lutut Selvi dan mengobatinya, Selvi diminta menunggu obat yang harus Selvi minum ketika ia pulang nanti. Jujur saja Selvi sangat bingung dengan apa yang telah terjadi namun yang ia tahu, semua yang terjadi padanya saat ini pasti berkaitan dengan musuh besar keluarga Barata. Barata mungkin ingin bertanggung jawab padanya dan jika ia ingin selamat, ia memang harus bersama Barata. Suster menyerahkan obat kepada Barata, Barata segera mendekatinya dan tiba-tiba menggendongnya. Barata melangkahkan kakinya menuju mobilnya da

