Kediaman utama Wasesa sangatlah ramai dan Senna takjub, ketika ia baru saja datang ia melihat sosok Badai yang telihat manja sekali dengan Widiya Mami mertuanya, bahkan Bulan terlihat muak dengan tingkah laku Badai itu. Badai bahkan meminta Widiya untuk menyuapkannya makanan dengan alasan, ia belum pernah disuapi oleh Maminya. Tentu saja Bulan protes dengan sikap Badai karena selama ini, ia yang selalu bermanja kepada Maminya itu dan sekarang ia harus memaklumi sikap Badai memang sangat manja. Badai bahkan belum berniat untuk berkerja dan selama ia pulang ke kediaman orang tuanya ini, Badai memilih untuk bersantai. Ia seolah menikmati kasih sayang dari keluarganya yang berlimpah dan ia sangat bersyukur bisa dipertemukan dengan orang tua kandungnya. Senna menghentikan langkah kakinya, ia

