Tak ada yang berubah dari ritme hidup Ayu yang memang terbiasa menjalani long distance relationship. Begitu pula dengan anak-anaknya yang terbiasa hidup jauh dari ayah mereka. Semuanya nyaris sama saja, kecuali status Ayu. “Kayaknya Ayu gak perlu cuti lama-lama ya, Ma. Anak-anak nanti curiga. Tadi aja udah kayak wartawan nanyanya kenapa Mama gak berangkat,” keluh Ayu sambil membantu ibunya di dapur. “Iya. Berangkat aja kalau kamu merasa tidak ada apa-apa. Biar temen-temenmu yang lain juga gak terlalu curiga kalau kamu sering cuti.” “Mama kalau mau balik ke rumah gak apa-apa lho. Kasihan Papa sendirian.” “Malah Papamu nanti yang kepikiran kamu terus kalau Mama di rumah.” “Kan sudah ada Mbak Tari yang bantuin Ayu.” “Apa Ayu balik ke rumah aja, biar berangkatnya dari Wonosari.” “Itu ju

