Bab 166: Bidadari Gatal

1322 Words

“Mama, ada kurir kirim makanan buat Papa,” lapor Naufal pada ibunya sore itu. “Sudah bayar belum?” “Sudah. Tapi aku tanya pemesannya bukan nama Papa.” “Siapa?” “Siapa ya tadi?” “Suruh tunggu sebentar, Sayang. Mama ambil kerudung dulu.” Ayu mengambil kerudung dan ponselnya, lalu menghubungi Elang sambil berjalan keluar. “Mas, Mas Elang ada pesan makanan dikirim ke rumah untuk sekarang?” “Enggak.” “Maaf ya, Pak. Untuk siapa pesanannya?” tanya Ayu pada kurir yang mengantarkan makanan sambil tetap menempelkan ponsel di telinganya. “Di sini tertulis untuk Dokter Elang, Bu. Dan alamatnya benar di sini,” kurir itu menunjukkan ponselnya. “Iya. Benar ini memang alamat Dokter Elang, Pak,” jawab Ayu. “Tanyakan siapa yang ngirim, Yang,” kata Elang di ujung telepon. “Siapa yang kirim ya,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD