Bab 107: Steak dan Es Krim

1053 Words

“Pingin makan apa?” tanya Elang sambil melirik Azka, Rayhan dan Naufal yang duduk di belakang. Tegar sendiri duduk di depan bersama ibunya. Mereka pergi meninggalkan area stadion dengan menggunakan mobil Elang. Jika tak mendengar bagaimana anak-anak ini memanggil Elang, tentu siapapun akan mengira mereka keluarga yang bahagia. Ayu, meski awalnya ragu dengan dirinya untuk pergi bersama Elang seperti ini, tapi toh akhirnya dia memberanikan dirinya. Tak selamanya ia bisa menyembunyikan statusnya, meski ia pun masih mencari cara terbaik untuk memberi tahu anaknya. “Aku gak mau ayam goreng, Om. Bosan,” kata Rayhan. “Lalu pingin apa? Seafood mau? Atau steak?” “Stik apa, Mama?” tanya Tegar. “Daging. Tegar pingin makan apa?” “Tegar mau steak? Kayaknya ada resto steak yang punya corner kid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD