Bab 96: Belajar Menerima Takdir

1406 Words

Ayu duduk di ruang tengah sambil memangku Tegar. Ketiga anaknya yang lain duduk di lantai dengan menghadapi bukunya masing-masing. Azka dengan buku matematikanya. Rayhan dengan buku menulisnya. Dan Naufal yang sedang mewarnai. Kedua orang tua Ayu ada di dekat mereka. Ayahnya duduk di dekat Azka mengawasi cucunya mengerjakan latihan soal. Sementara ibunya duduk tak jauh darinya membaca kitab suci Al-Quran. Begini Ayu menjalani malamnya beberapa bulan belakangan. Tak ada lagi praktik sore hingga malam. Semua waktunya selepas bekerja diberikannya penuh untuk keempat anaknya. Membersamai mereka bermain sambil beristirahat. Ia mencoba berdamai dengan semuanya. Masih banyak yang tak tahu statusnya kini, kecuali memang orang-orang tertentu. Dan Ayu memang diuntungkan dengan pekerjaan Ali yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD