Bab 196: Tertampar Kenyataan

1216 Words

Ali tertegun ketika mendapat kabar dari adiknya bahwa mantan istrinya sedang pergi haji bersama suami barunya. Dulu, kedua mertuanya pernah menyarankan Ali untuk segera mendaftar haji, saat awal-awal pernikahan mereka. Tapi, berbagai alasan dibuat Ali untuk mengundurkan niat baik itu. Dan semua karena kondisi ekonominya yang belum stabil. Bagaimana pun, sebagai laki-laki ia enggan jika terus diberi oleh orang tua istrinya. Tapi saat pekerjaannya mulai stabil di pertambangan, prioritasnya berubah. Ayu memang tak pernah menuntut apapun sedari dulu. Meminta sesuatu padanya pun sangat jarang. Begitu pula ketika Ali bilang nanti saja daftarnya, Ayu tak pernah lagi menuntutnya. Hingga kemudian perpisahan itu terjadi. “Mas, aku beli beras dulu ya di warung depan. Titip Haidar,” pamit Wulan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD