Clark dan Valerie pergi ke sebuah vila hanya berduaan saja. Meskipun, adik bungsunya sempat merengek dan meminta untuk ikut. Akhirnya ia bisa juga, untuk tidak melibatkannya dulu, dalam perjalanannya kali ini. Bukan tidak sayang adik. Tapi ada waktunya dengan adik. Ada waktunya juga, untuk istri. Lagipula, kenapa adiknya itu tidak mengerti, bila kakaknya sedang ingin menghabiskan waktu bersama dengan istrinya saja. Mobil yang Clark kendarai sendiri itupun tiba ditujuan. Clark buka sabuk pengaman yang melingkar di tubuhnya, lalu pergi ke bagasi belakang untuk mengeluarkan koper. Setelah itu, ia masuk kembali ke dalam mobil, untuk membangunkan Valerie yang sempat terlelap disela perjalanan mereka tadi. "Sayang, Ayo bangun. Kita sudah sampai," ucap Clark sambil menyentuh bahu Valerie denga

