107. Kabar Bahagia

1220 Words

"Ardha melamar Amira, Ran." Suara Indah di telepon terdengar campur aduk antara harap dan cemas. "Wah, kabar bagus, Bu!" sahut Kirana, mencoba menyembunyikan kejutan. "Apa respons Amira?" "Itu masalahnya, Amira belum kasih jawaban. Malah katanya dia belum mau menjalin hubungan dulu." Kirana menghela napasnya. "Kirain dia sudah mau terbuka sejak acara resepsi kemarin, Bu." "Ibu juga gak paham, Ran. Padahal Nak Ardha baik banget dan katanya juga mau menerima status Amira yang sudah menjanda dua kali. Tapi, ya, Amira mungkin trauma karena gagal dengan dua pernikahannya dulu." "Iya, Bu. Aku paham. Amira mungkin masih trauma dengan yang namanya pernikahan." "Jadi, ibu dan ayahmu tidak mau memaksa, Ran. Meskipun Nak Ardha terlihat baik, Denis juga dulu baik tapi malah selingkuh, itu yang d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD