Bab 186 Obat Mematikan

1433 Words

Setelah selesai mandi dan bersiap, Calina segera menaiki taksi menuju rumah sakit. Sepanjang perjalanan, Calina terus memikirkan apa yang akan terjadi padanya setelah tiba di sana. Jantungnya tidak henti memompa dengan cepat, memikirkan kemungkinan buruk yang akan terjadi padanya nanti. Di depan ruangan Arthur tampak dua orang pria tegap dengan wajah garang sedang berdiri di kedua sisi pintu. Dua orang itu, berbeda dengan dua pria yang berjaga kemarin. Calina dengan ragu menghampiri mereka, kemudian memperkenalkan diri dan mengatakan tujuan kedatangannya. “Masuklah. Tuan Arthur sudah menunggu sejak tadi.” Orang yang berbicara itu ternyata pengawal pribadi Arthur. Karena kejadian kemarin, Arthur mengganti pengawal pribadi Christian yang berjaga di depan ruangannya menjadi pengawal pribad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD