Tamu Tak diUndang.

1031 Words

Pertanyaan Soraya tidak di jawab. Zalman tidak merespon. Tubuh pria itu menegang sempurna, membeku bagai es di tempatnya. Sorot matanya berubah kosong, dingin. Setajam silet, dengan kepalan tangan yang tak bisa dijelaskan untuk alasan apa. "Siapa yang kirim pesan, Pak? Kenapa Pak Zalman terlihat —" "Bisa tolong lacak nomor ini sekarang, Ra?" Zalman menyanggah, mengajukan sebuah pertanyaan secara mendesak. Ia tidak melihat atau mengalihkan pandangannya. Menunggu jawaban Soraya dengan fokus penuh pada layar ponsel di genggaman. Soraya sempat ingin menyahut lebih dulu, menuntaskan rasa penasaran dengan balik mengajukan tanya. Apa yang sebenarnya membuat Zalman sangat ketakutan dan gemetar gelisah seperti itu? Siapa yang mengirimikan pesan teks di ponsel Zalman hingga reaksinya sekaget

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD