"Apa yang terjadi?" tanya Ghina, melihat kepala putranya tlah terluka, "Ada apa ini, Vin?!" Darah segar mengalir dari pelipis Calvin, lebam biru juga nampak tercetak di tempat yang sama. "Kenapa kalian hanya bungkam saat bunda bertanya?" "Apa tidak ada yang mau menjelaskan, atau mengatakan yang terjadi pada Bunda atau Papa?!" tuntut Ghina, gemas. "Ada apa dengan anak-anakku ini. Kalian nampak sangat kompak ingin menyembunyikan apa yang terjadi!" Perempuan dengan aura keibuan yang membuat siapa saja mampu merasakan kasih sayangnya itu frustasi karena harus mendesak lebih dulu baru ada yang angkat bicara. "Tidak apa-apa, Bunda." "Tidak apa-apa bagaimana? Kamu terluka seperti ini!" "Ini hanya kecelakaan kecil," jawab putra sulung Zalman itu, merespon setenang yang ia bisa. "Hal yang b

